Raditya Nur Ardian Saputra
Fotografi merupakan seni dan proses penghasilan
gambar melalui cahaya film atau permukaan
yang dipekakan, dan memerlukan teknik-teknik tertentu
untuk membuat atau menciptakan sebuah karya foto yang kita inginkan. Fotografi
dengan konsep levitasi pun juga menggunakan teknik tertentu untuk membuat
seseorang (model) atau benda terlihat seolah melayang atau melawan gaya
grafitasi bumi. Teknik yang digunakan tentu saja high-speed photograpy atau kecepatan rana yang tinggi (paling aman
kecepatan shutter berada di 1/500
atau lebih).
Banyak yang bisa dieksplorasi dengan
teknik foto ini, seperti foto semi levitasi, siluet, prewedding, levitasi benda, dan sebagainya. Fotografi levitasi
dapat juga diabadikan menggunakan kamera selain DSLR, seperti kamera handphone dan tab.
Kata kunci
Grafitasi,
Levitasi, Fotografi, Teknik.
I. PENDAHULUAN
- Latar Belakang
Fotografi
Levitasi, adalah genre high-speed
photography yaitu dengan teknik kecepatan rana tinggi berada di 1/500 atau
lebih. Levitasi berasal dari kata ‘levitas’
yang berarti terbang. Dengan hal ini sebuah karya foto levitasi menunjukan
seolah-olah objek atau model yang tergambar terlihat terbang.
- Rumusan Masalah
Seperti
halnya sebuah kata grafitasi yang ditemukan oleh Sir Isaac Newton, seorang ahli
matematika di Inggris mengartikan bahwa
grafitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang
mempunyai massa di alam semesta. Terkadang definisi kata grafitasi mempengaruhi
hal-hal lain dan jauh berbeda melawan arti dari kata tersebut.
Bagaimana
menciptakan sebuah perlawanan hukum fisika dalam bentuk karya fotografi.
bagaimana kita membuat karya foto levitasi dengan cerita yang menarik dan unik.
- Tujuan
Bukan
hanya menampilkan model berpose dan berekspresi saja, namun fotografi levitasi
juga menghasilkan sebuah cerita yang menarik maupun unik di mata manusia.
II. PEMBAHASAN
- PENGERTIAN FOTOGRAFI LEVITASI
Levitasi
berasal dari bahasa latin levitas
yang artinya “ringan”. Fotografi levitasi adalah bagian dari genre high-speed photography, yaitu dengan
kecepatan rana yang tinggi. Sehingga membuat seseorang atau suatu benda
seolah-olah mengambang di udara (melawan gaya grafitasi bumi) dalam sebuah
foto. Fotografi levitasi bisa di hasilkan dengan 2 cara; model yang melompat
dan berpose seolah melayang, atau dengan model yang berpose melayang
menggunakan alat bantu kemudian diolah dengan trik photoshop (Adi, 2012: 2-3)
- SEJARAH LEVITASI
Tidak
pasti penemu atau pencetus pertama fotografi levitasi itu siapa, tapi dengan
pembuktian sebuah karya dari Jacques-Henri Lartigue (Perancis) di tahun 1905
dengan judul cousin “bichonade” in
flight, dugaan munculnya fotografi levitasi berada pada tahun tersebut.
- FOTOGRAFER LEVITASI
- Jacques-Henri Lartigue
Lahir
di Courbevoie, Perancis pada tanggal 13 Juni 1894 bersama keluarga yang
sederhana. Ia mengawali kegiatan fotografinya di umur 7 tahun. Karya
terkenalnya adalah cousin “bichonade” in
flight, 1905
- Natsumi Hayashi
Seorang
wanita asal Jepang, yang memulai/merintis adanya fotografi levitasi. Terlihat
karya-karyanya dari sebuah webnya yowayowacamera.com/ yang membuat foto Natsumi begitu populer adalah ekspresi alami dari modelnya
- Levitasi Hore
Sebuah
komunitas fotografi levitasi asal Indonesia. Beranggotakan siapapun yang
mempunyai ketertarikan dengan fotografi levitasi, baik sebagai fotografer,
maupun sebagai model.
Salah satu karya dari
fotografer di dunia yang menggunakan teknik levitasi beberapa diantaranya :
III. Kesimpulan
Dari
materi yang saya jelaskan di makalah ini, saya menarik kesimpulan bahwa
fotografi levitasi merupakan sesuatu yang menarik dalam dunia fotografi. karena
memadukan antara teknik fotografi dengan kemampuan model berpose dan
berekspresi untuk menghasilkan sebuah karya foto levitasi yang tidak hanya unik
namun juga bercerita. Dengan high-speed
shutter kita dapat membuat objek atau model melayang.
Daftar Pustaka
Widya,
Ilham, dan Adi. 2012. Fotografi Levitasi
: Memotret Objek Seolah Melayang. Jakarta: mediakita.
Giwanda,
Griand. 2003. Panduan Praktis Belajar
Fotografi. Jakarta: puspa swara.
http://serunaihati.blogspot.com/2012/10/biografi-singkat-sir-isaac-newton.html
http://levitasihore.net/
yowayowacamera.com/



No comments:
Post a Comment